Sabtu, 08 Desember 2012

Beberapa Definisi Sosiologi


AUGUSTE COMTE Sosiologi adalah Suatu disiplin ilmu yang bersifat positif yaitu mempelajari gejala-gejala dalam masyarakat yang didasarkan pada pemikiran yang bersifat rasional dan ilmiah. 

MAX WEBER Sosiologi adalah Ilmu yang mempelajari tentang tindakan social atau perilaku-perilaku manusia 

EMILE DURKHEIM Sosiologi adalah Ilmu yang mempelajari fakta-fakta social yaitu fakta-fakta atau kenyataan yang berisikan cara bertindak, cara perpikir dan cara merasakan sesuatu. 

HERBERT SPENCER Sosiologi adalah Ilmu yang menyelidiki tentang susunan-susunan dan proses kehidupan social sebagai suatu keseluruhan / suatu sistem. 

KONSEP PERENCANAAN TRANSPORTASI



Konsep perencanaan transportasi yang paling populer adalah MODEL PERENCANAAN TRANSPORTASI EMPAT TAHAP (FOUR STAGES TRANSPORT MODEL), yang terdiri dari:

1. Bangkitan dan tarikan pergerakan (Trip Generation)
2. Distribusi pergerakan lalu lintas (Trip Distribution)
3. Pemilihan moda (Modal choice/modal split)
4. Pembebanan lalu lintas (Trip assignment)

AKSESIBILITAS DAN MOBILITAS TRANSPORTASI




AKSESIBILTAS adalah konsep yang menggabungkan pengaturan tata guna lahan secara geografis dengan sistem jaringan transportasi yang menghubungkannya. Dengan perkataan lain aksesibilitas adalah suatu ukuran kenyamanan bagaimana lokasi tataguna lahan berintekasi satu dengan yang lain dan bagaimana mudah dan susahnya lokasi tersebut dicapai melalui sistem jaringan transportasi.

MOBILITAS adalah suatu ukuran kemampuan seseorang untuk bergerak yang biasanya dinyatakan dengan kemampuannya membayar biaya transportasi. Jika aksesibilitas ke suatu tempat tinggi, maka mobilitas orang ke tempat tersebut juga tinggi selama biaya aksesibilitas ke tempat tersebut mampu dipenuhi.

PENDEKATAN PERENCANAAN TRANSPORTASI PERKOTAAN


Tujuan Dasar Perencanaan transportasi adalah untuk memperkirakan jumlah dan lokasi kebutuhan akan transportasi (jumlah perjalanan, baik untuk angkutan umum ataupun angkutan pribadi) pada masa yang akan datang (tahun rencana) untuk kepentingan kebijaksanaan investasi perencanaan transportasi.

Umur perencanaan:
·      Jangka pendek : maksimum 5 tahun; biasanya berupa kajian manajemen transportasi yang lebih menekankan dampak manajemen lalulintas terhadap perubahan rute suatu moda transportasi

Proses Perencanaan Transportasi


Perencanaan perangkutan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perencanaan kota. Rencana kota tanpa mempertimbangkan keadaan dan pola perangkutan yang akan terjadi sebagai akibat rencana itu sendiri, akan menghasilkan kesemrawutan lalu-lintas di kemudian hari. Keadaan ini akan membawa akibat berantai cukup panjang dengan meningkatnya jumlah kecelakaan, pelanggaran lalu-lintas, menurunnya sopan santun lalu-lintas, dan lain-lain.


Perencanaan perangkutan itu sendiri dapat didefinisikan sebagai suatu proses yang tujuannya mengembangkan sistem angkutan yang memungkinkan manusia dan barang bergerak atau berpindah tempat dengan aman dan murah.

Sa'Adi - Gulistan/ Taman Bunga


Sangkar
Ketika burung beo dikunci bersama burung gagak, ia berpikir bahwa merupakan keberuntungan dapat keluar dari sangkar.


Relatif
Sebuah lampu sama sekali tidak tampak bercahaya di hadapan matahari;
Dan sebuah menara yang tinggi tampak rendah di bawah kaki gunung.
Apabila engkau membakar hutan, jika dirimu bijak,
Engkau akan menghindari harimau.

Rumi : Hikmah Kesengsaraan


Lihatlah buncis dalam periuk, betapa ia meloncat- loncat selama menjadi sasaran api.
Ketika direbus, ia selalu timbul ke permukaan :
merintih terus-menerus tiada henti.

"Mengapa engkau letakkan api di bawahku ?
Engkau membeliku: Mengapa kini kausiksa aku seperti ini ?"
Sang isteri memukulnya dengan penyendok
"Sekarang," katanya "jadi benar-benar matanglah kau dan jangan meloncat lari dari yang menyalakan api.


Kearifan Rumi: Kisah Penanam Duri


Dunia Islam pernah melahirkan Jalaludin Ar-Rumi, atau orang-orang barat sering menyebutnya Jalaludin Rumi. Beliau adalah seorang pujangga sufi yang hidup di kota Konya, yaitu daerah Turki sekarang ini. Ajaran-ajaran beliau tentang cinta kasih dan keluhuran budi sampai kini terus dipelajari. Kaum muslim banyak berhutang budi atas kontribusinya memperkenalkan tasawuf dan spiritualisme Islam kepada barat. 

Orang-orang di Eropa dan Amerika banyak belajar nilai-nilai Islam dari karya-karya Rumi.

Mutiara Sheikh Muslihuddin Sa’di


Aku tidak mampu mengucapkan terima kasih kepada Sahabatku
Karena aku tidak tahu kata pujian yang pantas untuk-Nya

Setiap rambut di tubuhku adalah pemberian dari-Nya
Bagaimana caranya aku berterimakasih untuk setiap rambut yang dianugerahkan oleh-Nya?

Puji bagi Tuhan Sang Pemberi
Yang menciptakan manusia dari ketiadaan
Siapakah yang mampu menggambarkan kemurahan-Nya?
Karena pujian untuk-Nya terbenam dalam keagungan-Nya

Rumi: Mengkaji Cahaya di atas Cahaya


Sang Mustapha bertutur tentang permohonan Neraka,
ketika dengan berendah-hati dia bermohon kepada pemilik iman sejati:
"berlalulah dengan cepat, wahai Sang Raja, karena cahayamu telah memadamkan apiku."
Jadi, terang cahaya al-Mukmin berarti padamnya api,
karena tanpa tanpa tampilnya yang berlawanan tak mungkin sesuatu sirna.

Pada Hari Perhitungan, api akan menjadi lawan cahaya,
karena api bersumber dari Murka-Nya,
sementara cahaya dari Rahmat-Nya.



Rumi : Lemparkanlah Tongkatmu



Sang Raja nan Maha Indah dan Penyayang
telah berkenan menerimaku. 
Dia Sang Saksi cahaya hati, 
Sang Penyejuk dan Sahabat jiwa, 
Ruh bagi segenap semesta.

Kujumpai Dia yang telah menganugerahkan 
hikmah kepada para bijak-bestari, 
kemurnian kepada orang-orang suci.




Rumi : Mereka yang Telah Mati


Para pecinta,
yang dengan ikhlas
mati dari diri mereka sendiri:
mereka bagaikan gula,
di hadapan Sang Kekasih.

Pada Hari Perjanjian, [1]
mereka minum Air Kehidupan,
sehingga matinya jiwa mereka
tak seperti kematian orang lain.


Rumi : Cahaya dan Bayangan



Tak mungkin suatu semesta terpisah
dari semesta-semesta lainnya.

Tidak mungkin basah terpisah dari air,
suatu langkah dari gerakan lainnya.
Takkan padam nyala api dengan api lainnya;
wahai anakku, hatiku berdarah karena cinta,
jangan bersihkan darahku dengan darah yang lain. 

Rumi: Gemericik Suara Air


Amal Sejati itu milik Lelaki yang mengidamkan Dia,
dan demi kepentingan amal dari sisi-Nya,
telah diceraikannya semua amal yang lain.
Mereka yang tidak seperti dia, tak lebih bagaikan kanak-kanak,
yang bermain-bersama, di beberapa hari yang singkat,
sampai malam menjelang, dan mereka mangkat.

Rumi : Pantulan Cahaya yang Mempesonamu



Sang hamba kecintaan makhluk,yang dulu disanjung-puji dunia,
kini malah ditalaknya,
gerangan apa salahnya?

Itu karena dia memakai baju pinjaman,
dan lalu bersikap seolah memilikinya.
Kami mengambilnya kembali,
agar dia menjadi yakin,
bahwa semua khazanah itu milik Kami,
dan mereka yang cantik-molek itu
hanyalah para peminjam; 


Kamis, 06 Desember 2012

Kisah Zun-Nun Al-Misri


Beberapa waktu yang lalu, di Mesir hidup seorang sufi yang masyhur bernama Zun-Nun. Seorang pemuda mendatanginya dan bertanya :

“Tuan, saya belum faham mengapa orang seperti anda mesti berpakaian apa adanya, amat sangat sederhana. Bukankah di zaman yang ini berpakaian baik amat perlu, bukan hanya untuk penampilan namun juga untuk tujuan banyak hal lain.”


Kurangnya Kontrol Pikiran


Seorang laki-laki duduk di warung sambil merokok dan meneguk minuman keras, rambutnya sudah memutih, dan keriput mulai terlihat diwajahnya. Seorang tamu yang datang penasaran melihatnya dan bertanya.

Tamu : "Kakek, saya lihat badan kakek masih sehat, pasti kakek cuma sesekali minum minuman keras disini... ya?"

Laki-laki : "Ah...gak juga, hampir setiap hari, merokok juga kencang..."

Tamu : "Pasti kakek jarang begadang, berolahraga setiap hari ya..?"

Laki-laki : "Gak sih... Tiap malam saya begadang dan jarang pulang. Kalau olahraga...gak pernah tuh !"

Berdoa dan Menggosok Genteng


Seorang murid duduk berdoa siang dan malam, berhenti sejenak hanya untuk makan dan beristirahat, lalu dilanjutkan lagi dengan berdoa. Semua sahabat yang melihatnya merasa kagum dan memuji dirinya. 
Sang guru yang mendengar hal ini mendatangi muridnya dan bertanya mengapa si murid berdoa terus tanpa henti. "Saya berdoa terus untuk mencapai surga!" jawab si murid mantap. Sang guru yang mendengar jawaban ini hanya menggangguk-anggukan kepala, dan pergi berlalu. Beberapa saat kemudian sang guru datang kembali dengan membawa sebuah genteng atap dan selembar kertas amplas. 

Pasrah Bukan Berarti Menyerah


Amir dan Budi sedang berenang di pinggir pantai, Amir adalah seorang juara renang, kemampuan menyelamnya pun patut diacungi jempol. Sedangkan Budi, ia hanya bisa berenang dengan gaya asalan, yang penting bisa mengambang dan tidak tenggelam. Semakin asik mereka berenang, tanpa mereka sadari sudah berada jauh dari pantai. Sambil mengambang, dengan mimik gelisah, Budi mengajak Amir balik ke pantai. Melihat ketakutan sahabatnya, Amir yang jagoan renang malah menertawakannya. Tetapi tiba-tiba cuaca berubah, langit mendung dan berawan, angin mulai berhembus kencang, dan gelombang mulai menjadi ombak. Tubuh mereka mulai dihantam gelombang pasang, dan arus mulai menyeret menuju ketengah lautan. Spontan mereka berdua mulai panik dan berusaha berenang ke arah pantai.

Rabu, 05 Desember 2012

Perencanaan Transportasi


Dalam perencanaan transportasi, terlebih dahulu harus diketahui mengenai pengertian transportasi. Transportasi didefinisikan sebagi suatu usaha memindahkan orang atau barang dari suatu tempat ke tempat lainnya. Transportasi akan selalu berkaitan dengan pepergian/pergerakan (trip), perjalanan (travel), lalu lintas (traffic), rute/jalur (route). Elemen-elemen utama transportasi adalah manusia, barang, prasaranam sarana dan organisasi. 

Sekilas Tentang Filsafat Islam


Avicenna ( Ibn Sina )
Jika orang ditanya, apa perbedaan agama dan fil­safat, maka jawaban-standarnya adalah sebagai berikut. Filsafat mulai dari keragu-raguan, sementara agama mulai dari keimanan. Jawaban ini, meski sepintas tampak memuaskan, tak terlalu tepat jika dirujukkan kepada filsafat pramodern, khususnya Islam. Pertama, tak benar bahwa agama Islam menyatakan bahwa penganutannya bermula dari iman. Dalam Islam, dalam hal ini paham rasionalistik Islam (ta‘aqqulî), keimanan datang belakangan setelah atau, paling cepat, bersamaan dengan akal. 

ISLAM, MARXISME DAN PERSOALAN SOSIALISME DI INDONESIA


Judul di belakang Islam dan Marxisme dalam catatan ini diambil dari salah satu karangan Mohamad Hatta. Sosialisme yang akan dibahas pula  bukan hanya sosialisme Marxis, tetapi juga  faham ekonomi lain yang lebih relevan bagi masyarakat Indonesia yang sebagian besar pendudukunya menganut suatu aagama, khususnya Islam. Khususnya seperti dikemukakan Bung Hatta di Indonesia dan Muhammad Husein Heikal di Mesir. Pemikiran sosialisme seperti inilah yang mendasari gagasan Ekonomi Terpimpin  Bung Hatta dan Mubyarto. Mereka berpendapat bahwa tatanan ekonomi terbaik yang mesti dijalankan di Indonesia haruslah berdasarkan keadilan sosial dan kian jauh dari praktek kapitalisme liberal.

TUHANNYA PARA SUFI (Bagian Pertama)


Seperti halnya konsep wujud, konsep Tuhan para sufi khususnya yang hidup paska Ibn ‘Arabi (w. 1240)–juga akan terasa asing bagi telinga kita. Meskipun begitu, konsep Tuhan mereka mungkin bermanfaat untuk meluaskan cakrawala pemahaman kita, dan bahkan bisa menjadi pemersatu bagi konsep Tuhan para teolog (Mutakallimun) dan filosof Muslim (falasifah), yang kelihatan begitu bertolak belakang, seperti yang tercermin dalam kitab al-Ghazali (w. 1111), Tahafut al-Falasifah.

Filsafat Yang Menyatukan


Sebagian besar penulis dan ulama Islam melihat persoalan Ahlusunnah dan Ahlulbait (Syi’ah) dalam konteks ketegangan dan polemik kemazhaban yang justru lebih banyak memberikan efek yang kontrapoduktif bagi kedua belah pihak.
Hal itu karena polemik kemazhaban selalu mengemukakan persoalan-persoalan yang erat kaitannnya dengan konflik-konflik politik yang mendominasi lembar sejarah dengan segala warna merah dan hitamnya. Padahal persoalan Syi’ah dan Sunni bisa dilihat dari perspektif yang relatif lebih aman, yaitu perspektif pemikiran dan terutama lagi, filsafat.
Gagasan-gagasan ulama dan pemikir Syi’ah sejak beberapa tahun terakhir telah menjadi objek penelitian dan studi di sentra-sentra pendidikan Islam dalam dunia Sunni, dan mendapatkan apresiasi yang sangat mencengangkan.

FILSAFAT ISLAM Merakit Paradigma Peradaban Dunia Baru



Dr. Haidar Bagir, pemikir Islam dan tokoh pendidikan nasional, dalam  suatu kesempatan, mengatakan bahwa evolusi ilmu pengetahuan dan kebudayaan manusia selama seabad belakang ini, telah sampai ke zaman yang memaksa kita untuk berfikir holistik, sistemik dan reflektif untuk memahami realitas dalam memecahkan problema besar yang diakibatkannya.

Krisis ekologis, misalnya, menghentakkan kesadaran manusia modern untuk menggugat pandangan kosmologi modernis –yang menjadi basis pengembangan sains modern– yang bersifat parsial dan positivistik, antrophosentrik, yang telah dianut selama hampir 3 abad.

PARADIGMA RASIONALISTIK DALAM PENELITIAN SOSIAL


Paradigma Rasionalistik (verstehen) memandang bahwa realitas sosial itu sebagaimana dipahami oleh peneliti berdasarkan teori-teori yang ada dan didialogkan dengan pemahaman subjek yang diteliti/data empirik. Paradigma penelitian ini banyak digunakan antara lain dalam penelitian filsafat, bahasa, agama (ajaran) dan komunikasi. Metode yang digunakan antara lain pemaknaan (verstehen), hermeneutika (filologi), dan analisis isi (content analisys).

Metologi Penelitian
Metode penelitian sosial, dengan menggunakan paradigma rasionalistik identik dengan penelitian yang menggunakan pendekatan filsafat, yaitu metode penelitian yang fokusnya pada substansi pemikiran, atau lebih menekankan penampilan argumentasi penalaran keilmuan yang memaparkan hasil kajian pustaka dan hasil olah pikir peneliti mengenai suatu masalah/topik kajian.

PARADIGMA NATURALISTIK DALAM PENELITIAN SOSIAL


Memahami

Paradigma naturalistik (definisi sosial) merupakan paradigma dalam penelitian kualitatif. Menurut naturalistik, fenomena sosial dipahami dari perspektif dalam berdasarkan subjek pelaku. Penelitian yang menggunakan paradigma ini bertujuan untuk memahami (understanding) makna perilaku, simbol-simbol, dan fenomena-fenomena.

Tiga prinsip yang dikembangkan oleh aliran ini dalam membaca fenomena sosial, yaitu:

PARADIGMA POSITIVISTIK DALAM PENELITIAN SOSIAL


Memahami

Paradigma positivistik (fakta sosial) menganggap realitas itu sebagai sesuatu yang empiris atau benar-benar nyata dan dapat diobservasi. Dalam meneliti, peneliti dan obyek yang diteliti bersifat independen dan saling tidak berinteraksi. Cara menelitinya bisa dengan percobaan atau manipulasi sehingga dapat dikontrol obyektivitasnya. Menurut positivistik, fenomena sosial dipahami dari perspektif luar berdasarkan teori-teori yang ada. Maka dalam pandangan posivistik (perspektif makro) : (1) realitas adalah fenomena yang keberadaannya ditentukan oleh fenomena lain, (2) realitas sosial dapat diklasifikasikan dan keberadaannya dapat digambarkan dalam sebuah simbol dengan atribut tertentu.

Korespondensi Antara Konsep dengan yang Dikonsepkan


Akal kita memang terbatas. Apa yang disampaikannya masih memiliki konsekuensi salah apabila tidak melalui alur metode pemerolehan pengetahuan secara benar. Itu pun dengan catatan bahwa metode (karena akal bermain pada tataran konsep, pada umumnya kita merujuk logika) disepakati benar. Apa yang disampaikan akal salah apabila antara yang dikonsepkan dan objek matter tidak koresponden. Dan dapat dikatakan benar apabila keduanya mengalami korespondensi.

Prof. Mulyadi Kertanegara, pada salah sesi kuliah “Philoshopy of Science” di ICAS, mencontohkan hal ini dengan konsep hasil penjumlahan seratus sapi dengan seratus sapi adalah duaratus sapi. Dan tentu ini benar adanya karena dalam realitas, jika kita mengumpulkan seratus sapi kemudian menambahkan seratus sapi lagi maka jumlah sapi yang ada adalah dua ratus sapi. Dan hal itulah yang dinamakan terjadi korespondensi antara konsep dan yang dikonsepkan.

Selasa, 04 Desember 2012

Struktur Sosial


Pengertian
Dinamika social berarti bahwa manusia dan masyarakat selalu berkembang serta mengalami perubahan, yang dalam prosesnya berlangsung secara cepat maupun lambat
Sebab-sebab terjadinya dinamika social
a. Berubahnya struktur kelompok social
b. Pergantian anggota kelompok
c. Perubahan situasi social dan ekonomi


Teori Ekonomi Dasar


Bila kita berbicara tentang ekonomi ada beberapa hal yang mesti kita pahami terlebih dahulu. Kita mulai dari adanya kebutuhan akan barang, lalu ada ketersediaan dari barang tersebut. Selanjutnya kelangkaan dari barang tersebut yang mengakibatkan adanya nilai ekonomi dari barang yang ditransaksikan tersebut.

Bila barang tersebut langka di pasaran, dalam hal ini terbatas produksinya misalnya handphone yang limited edition, maka kebutuhan terhadap barang tersebut bisa jadi meningkat. Sama halnya seperti sumber daya alam yang tak dapat diperbaharui. Semakin langka sumbernya maka semakin memiliki nilai ekonomi. Oleh sebab itu kita mesti bijak dalam hal pengalokasiannya.

Pengertian Perencanaan




Pengertian Perencanaan adalah cara berpikir mengenai persoalan-persoalan sosial dan ekonomi, terutama berorientasi pada masa datang, berkembang dengan hubungan antara tujuan dan keputusan – keputusan kolektif dan mengusahakan kebijakan dan program.

Beberapa ahli lain merumuskan perencanaan sebagai mengatur sumber-sumber yang langka secara bijaksana dan merupakan pengaturan dan penyesuaian hubungan manusia dengan lingkungan dan dengan waktu yang akan datang. Definisi lain dari perencanaanadalah pemikiran hari depan, perencanaan berarti pengelolaan, pembuat keputusan, suatu prosedur yang formal untuk memperoleh hasil nyata, dalam berbagai bentuk keputusan menurut sistem yang terintegrasi.


Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development)


Pengertian Umum Pembangunan Berkelanjutan

Pembangunan berkelanjutan (sustainable development) adalah pembangunan yang berguna untuk memenuhi kebutuhan dalam kehidupan saat ini tanpa perlu merusak atau menurunkan kemampuan generasi yang akan datang dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.


Sejarah Perencanaan Wilayah dan Kota di Indonesia



Setelah sebelumnya Dokter Kota membahas mengenai Sejarah Perkembangan Perencanaan Wilayah dan Kota di Dunia, kali ini Dokter Kota akan memberikan catatan kuliah tentang Sejarah Perencanaan Wilayah dan Kota di Indonesia. Terdapat 5 masa, yaitu masa VOC dan Penjajahan Belanda, Masa Perang Dunia II - Tahun 1950an, Masa 1950 - 1960, Masa 1970 - 2000 dan masa tahun 2000an. Untuk lebih jelasnya mengenaisejarah perkembangan Perencanaan Wilayah dan Kota di Indonesia sebagai berikut :

Sejarah Perkembangan Perencanaan Wilayah dan Kota di Dunia


Sejarah perkembangan perencanaan wilayah dan kota di dunia dimulai pada zaman pra Yunani (zaman perunggu), Yunani, Romawi, abad pertengahan, Renaissance dan Boroque, Revolusi Industri hingga pasca industri. Sebelumnya sudah dijelaskan mengenai Jenis-jenis Perencanaan, kali ini kita mencoba mengetahui sejarah perkembangan perencanaan wilayah dan kota. Mengenai sejarah perkembangan perencanaan wilayah dan kota di dunia lebih jelasnya sebagai berikut :

Senin, 03 Desember 2012

Paradigma Holistik


Sementara itu cara kita memahami realitas melalui ilmu
pengetahuan telah berkembang semakin terfragmentasi
dalam spesialisasi dan kita cenderung menganggap
bisa menyelesaikan masalah dengan hanya
menjumlahkan kotak-kotak mozaik yang disampaikan
para spesialisnya
-Vaclav Havel, 2006-



Perdebatan inter maupun intra disiplin ilmu dalam sepanjang sejarah manusia seolah tidak pernah berhenti. Meskipun ada kecenderungan pada tataran intra disiplin ilmu sudah mulai ada kesepakatan atau titik temu, namun dari sudut pandang yang lebih general, perdebatan-perdebatan tersebut terus eksis. Sebagai contoh adalah ketika beberapa mahzab ilmu ekonomi sudah mulai menyatu dalam Consensus Washington, namun demikian nampaknya ilmu ekonomi masih enggan dicampuradukan dengan ilmu politik. Maka wajar paradigma dan cara menyelesaikan masalah dari masing-masing tokoh disiplin ilmu masih banyak yang bertolak belakang. Tidak jarang proses dialektik yang dimunculkan malahan bersifat destruktif di mana semakin memparsialkan hubungan antara disiplin ilmu itu sendiri.


Paradigma Perencanaan dan Cirinya


PARADIGMA PERENCANAAN

Mengenai Paradigma dan Model Perencanaan, dimana masing-masing paradigma dan model perencanaan ini dapat dijadikan dasar dalam perencanaan suatu kota atau wilayah.Paradigma dapat berarti cara kita untuk melihat, memahami dan menafsirkan sesuatu. Paradigma tentang sesuatu (misalnya : perencanaan) dapat mewarnai dan bahkan mengaburkan pandangan manusia tentang sesuatu itu. Paradigma yang tidak tepat dapat membahayakan kehidupan manusia itu sendiri atau lingkungan sekitarnya.


Teori Spasial Pengembangan Wilayah


Teori Kutub Pertumbuhan (Francois Perroux, 1995)

Menurut Perroux, pertumbuhan tidaklah terjadi secara bersamaan setiap waktu, tetapi dimulai pada beberapa titik atau kutub tertentu, dengan tingkat intensitas yang berbeda dan selanjutnya menyebar ke berbagai arah.
Teori ini dikenal dengan “pole de croissance atau growth pole”,yang menyatakan bahwa:
  1. Pertumbuhan/ pembangunan tidak terjadi di segala tempat pada ruang {space}
  2. Lebih dititikberatkan pada pertumbuhan ekonomi sehingga bersifat non spasial

Permasalahan Tata Ruang Terkait dengan Penyediaan Prasarana Kota


Kegiatan penyediaan prasarana kota apabila ditinjau dari tahapan perencanaan termasuk ke dalam tahapan aplikasi rencana. Masalah pokok aplikasi perencanaan tata ruang kota dalam penyediaan prasarana adalah sebagai berikut :
1.             Rencana tata ruang belum berfungsi secara efektif sebagai dasar pengembangan prasarana kota. Artinya, banyak kegiatan pembangunan prasarana kota yang tidak mengacu rencana tata ruang yang ada.
2.             Pertambahan prasarana kota yang dibangun terlalu sedikit sehingga tidak memadai dengan pertumbuhan kota. Biasanya akibat keterbatasan dana pembangunan, antara permintaan (supply) dan penawaran (demand) prasarana yang tidak seimbang.
3.             Perkembangan jaringan prasarana terpaksa mengikuti pertumbuhan kota yang terlanjur ada yang mungkin tidak sesuai dengan rencana tata ruang.

Upaya Mengatasi Masalah Perencanaan Tata Ruang dengan Pendekatan Holistik


Pada bagian ini akan disajikan mengenai perlunya pengembangan pendekatan yang bersifat holistik (menyeluruh, utuh) sebagai jawaban terhadap krisis atau masalah penataan ruang di Indonesia seperti yang telah di jelaskan pada postingan - postingan sebelumnya, yaitu mengenai masalah tata ruang dalam prakteknya di Indonesia seperti :



Masalah Yang dihadapi Perencana Wilayah


Masalah yang dihadapi perencana wilayah - kegiatan yang tercakup dalam perencanaan wilayah bisa dalam ruang lingkup yang luas maupun ruang lingkup yang sempit. Perencanaan wilayah dapat berupa perencanaan makroregional, yaitu menyangkut keseluruhan aktivitas pada wilayah tersebut. Akan tetapi, terkadang bisa juga hanya menyangkut suatu aktivitas tertentu pada suatu lokasi tertentu, misalnya merencanakan di mana lokasi puskesmas di wilayah yang dimaksud. Perencanaan yang bersifat makroregional, antara lain berupa pembuatan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) untuk ruang lingkup kabupaten atau kota, Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) dalam ruang lingkup provinsi maupun kabupaten/kota.

Keahlian Yang dibutuhkan Untuk Menjadi Perencana Wilayah

Dalam tulisan ini akan dibahas mengenai apa saja keahlian yang dibutuhkan oleh seseorang untuk dapat menjadi perencana wilayah. Dalam proses perencanaan suatu wilayah, dibutuhkan berbagai disiplin ilmu yang sangat banyak sehingga dapat proses perencanaan tersebut dapat menjadi lebih "sempurna", akan tetapi semua hal tersebut tidak akan dapat dikuasai oleh seseorang. Hal ini membuat seseorang Planner (perencana wilayah) perlu bekerja sama atau paling tidak mendapat arahan dari pihak lain yang lebih menguasai bidang ilmu yang diperlukan dalam proses perencanaan wilayah, sehingga proses perencanaan tersebut dapat menjadi lebih baik dibandingkan jika hanya mengandalkan disiplin ilmu yang minim. 

Minggu, 02 Desember 2012

PERAN PERENCANAAN DALAM PROSES PERENCANAAN TATA RUANG YANG PARTISIPATIF


Pendahuluan
Plan for People  merupakan suatu slogan yang seharusnya mendorong para perencana untuk bekerja lebih  terfokus kepada masyarakat. Rencana Tata Ruang yang disusun oleh perencana adalah media perantara untuk mencapai kesejahteraan masyarakat tersebut. Oleh karena itu, para perencana  harus lebih banyak bekerja sama dengan masyarakat (plan by people)  dan turut serta mendorong kegiatan perencanaan tata ruang agar menjadi proses yang partisipatif. Keterlibatan masyarakat menjadi komponen penting dalam perencanaan. Begitu juga halnya dalam pembangunan karena anggota masyarakat memiliki perspektif yang berbeda-beda, baik dalam haknya sebagai orang memiliki pengetahuan maupun sebagai  actor  strategis dalam pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi rencana tersebut (Chambers 1997; Arnstein, 1969)


Blom Ada Judul Part-25


Layang-Layang...
Terbang Bukan karena kehendak pribadi..
Ditangan Sang Pemegang Benang...
Diutus untuk naik Kelangit dengan mengendarai angin
Ohh...Layang-Layang...Terbang Bukan karena kehendak Pribadi...

Kau Sang Pemegang Benang, tak berhak kendalikan aku yang jauh diatas sana, karena kau tak pernah merasakan bagaimana aku melihat bumi tempat berpijak dari atas sana. Dan kau tak pernah merasakan bagaimana kuatnya angin berusaha lepaskanku dari dirimu Sang Pemegang Benang. Hanya kekuatanmu dan pula Dengan Kesabaranmu, itu yang sangat kuingin kauberikan untukku.

Blom Ada Judul Part-26


Bunga melati putih terselip indah diantara helai halus rambutnya, masih tetap wangi namun tidak lebih wangi dari wangi rambutnya kala itu. Rambut hitam, lurus dan berkilau sesekali cahaya matahari mengenainya, mengingatkan tiap mata yang menyaksikan pada iklan-iklan sampo yang seringkali menghiasi waktu jedah film drama tiap malam rabu. Sepasang mata yang tidak bulat namun tidak juga terlihat besar menghiasi wajahnya, namun begitulah keharmonisan terpancar sehingga terlihat proporsional dengan hidung dan pipinya yang tidak membengkak seperti roti goreng yang tiap pagi dijajakan dipinggir lorong-lorong kecil dikota tua.

Sejarah Filsafat Islam


Pemikiran filsafat masuk ke dalam Islam melalui filsafat Yunani yang dijumpai kaum Muslimin pada abad ke-8 Masehi atau abad ke-2 Hijriah di Suriah, Mesopotamia, Persia, dan Mesir. 

Dalam Ensiklopedi Islam terbitan Ichtiar Baru Van Hoeve dijelaskan bahwa kebudayaan dan filsafat Yunani masuk ke daerah-daerah itu melalui ekspansi Alexander Agung, penguasa Macedonia (336-323 SM), setelah mengalahkan Darius
pada abad ke-4 SM di kawasan Arbela (sebelah timur Tigris).

Alexander Agung datang dengan tidak menghancurkan peradaban dan kebudayaan Persia, bahkan sebaliknya, ia berusaha menyatukan kebudayaan Yunani dan Persia. Hal ini telah memunculkan pusat-pusat kebudayaan Yunani di wilayah Timur, seperti Alexandria di Mesir, Antiokia di Suriah, Jundisyapur di Mesopotamia, dan Bactra di Persia.

Filosof Yunani


1.       Thales (625-545 SM)

Nama Thales muncul atas penuturan sejarawanHerodatus pada abad ke-5 SM. Thales sebagai salah satu dari tujuh orang yang bijaksana (Seven Wise Men of Greece). Aristoteles memberikan gelar The Father of Filoshopy.juga menjadi penasihat teknis ke-21 kota lonia. Salah satu jasanya yang besar adalah meramal gerhana matahari pada tahun 585 SM.
Thales berpendapat bahwa dasar pertama atau intisari alam ialah air.
Thales mengembangkan filsafat alam kosmologi yang mempertanyakan asal mula, sifat dasar dan struktur komposisi daria alam semesta. Sebagai ilmuwan pada masa itu ia mempelajari magnetisme dan listrik yang merupakan pokok soal fisika. 
Juga mengembangkan astronomi dan matematika dengan mengemukakan pendapat, bahwa bulan bersinar karena memantulkan cahaya matahari. Dengan demikian, Thales merupakan ahli matematika yang pertama dan jugaThe Father of Deductive reasoning (bapak penalaran deduktif).


Filsafat Yunani-Pendahuluan


Orang yunani yang hidup pada abad ke-6 SM mempunyai sistem kepercayaan bahwa segala sesuatunya harus diterima sebagai sesuatu yang bersumber pada mitos atau dongeng-dongeng. Artinya suatu kebenaran lewat akal pikir (logis) tidak berlaku, yang berlaku hanya suatu kebenaran yang bersumber dari mitos  (dongeng-dongeng).

Setelah abad ke-6 SM muncul sejumlah ahli pikir yang menentang adanya mitos. Mereka menginginkan adanya pertanyaan tentang isteri alam semesta ini, jawabannya dapat diterima akal (rasional). Keadaan yang demikian ini sebagai suatu demitiologi, artinya suatu kebangkitan pemikiran untuk menggunakan akal pikir dan meninggalkan hal-hal yang sifatnya mitologi.upaya para ahli pikir untuk mengarahkan kepada suatu kebebasan berfikir , ini kemudian banyak orang mencoba membuat suatu konsep yang dilandasi kekuatan akal pikir secara murni, maka timbullah peristiwa ajaib The Greek Miracle yang artinya dapat dijadikan sebagai landasan peradaban dunia.


Etika Perencana



Dalam kamus besar Bahasa Indonesia terbitan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (1988) merumuskan pengertian etika dalam tiga arti, yaitu sebagai berikut :

  • Ilmu tentang apa yang baik dan yang buruk, tentang hak dan kewajiban moral baik itu dalam kehidupan sehari-hari dalam keluarga maupun dalam lingkup bermasyarakat bahkan dalam berfrofesi sekalipun.
  • Kumpulan azaz atau nilai yang berkenaan dengan akhlak atau pribadi seseorang.
  • Nilai yang mengenal benar dan salah yang dianut masyarakat.

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.comnya.com tipscantiknya.com